Friday, June 3, 2016

Cerpen: Pinball Kegemaranku

Pinball Kegemaranku

Seorang anak bernama Joko senang sekali bermain pinball. Bahkan, ia mengatakan bahwa pinball adalah makanan sehari-harinya. Walaupun begitu ia tetap rajin belajar. Sayangnya, orangtuanya tidak pernah mendukung hobinya. Walaupun, anaknya rajin belajar tetapi mereka tidak suka dengan kegemaran anaknya yaitu bermain pinball.

Suatu hari, Joko pergi ke sekolah.  Dan disana ia melihat di mading ada sesuatu hal yang menarik. Ternyata, hal yang menarik itu adalah kejuaraan pinball se kabupaten. Joko pun tertarik dan langsung mendaftarkan dirinya dengan diam-diam karena ia tahu orangtuanya pasti marah kalau melihat Joko ikut kejuaraan tersebut.

Ketika istirahat sahabatnya yang bernama Deni pun datang. Deni pun melihat  ada suatu formulir yang dipegang oleh Joko dan Deni pun tertarik dengan apa yang dipegang Joko. Deni pun bertanya kepada Joko.

“ Joko, kayaknya ada yang menarik tuh” kata Deni.
“ Memangnya apa Den?” tanya Joko
“ Itu formulir yang kamu pegang.” sahut Deni.
“ Oh. Ini formulir kejuaraan pinball se Kabupaten” jawab Joko
“ Hah pinball !? lebih baik kamu jangan mendaftar nanti orangtuamu marah” sahut Deni
“ Aku akan tetap ikut walaupun orangtuaku melarang” jawab Joko dengan tegas
“ Ah kamu ini keras kepala. Resiko kamu tanggung sendiri ya”

Setelah istirahat Joko pun masuk ke kelas. Ia pun terus memikirkan strategi apa yang dipakai untuk kejuaraan. Karena ia terus melamun karena strategi Pinball, gurunya pun menegur Joko untuk tidak melamun. Karena teguran guru tersebut ia pun fokus belajar dan berhenti memikirkan strategi pinball.

Ketika bel sekolah berbunyi Joko pun pulang dan langsung memainkan komputernya. Ketika orangtuanya melihat  Joko bermain pinball, orangtuanya pun langsung marah dan menyita komputer Joko. Joko pun sedih dan langsung membentak orangtuanya. Karena orangtuanya kesal, mereka pun langsung memukul Joko terutama bapak. Ia pun tambah sedih karena berpikir apakah dia anak kandung atau bukan.

Setelah beberapa saat kemudian, Joko pun langsung meminta maaf pada orangtuanya ia menyesal karena perbuatannya. Orangtuanya pun memaafkan Joko. Tidak beberapa lama kemudian orangtuanya kembali marah karena melihat ada formulir kejuaraan pinball se Kabupaten. Bapaknya pun langsung berkata kepada Joko.

“ maksud kamu apa ! ikut perlombaan pinball?” tanya sang bapak
“ pak, kalau aku ikut ini pasti dapat duit dan bisa membantu bapak dan ibu!” sahut Joko
“ tapi kan dengan perlombaan lain kamu bisa nak” bantah sang Ibu
“ tapi kan aku sudah memiliki passion di pinball” sahut Joko
passion, passion. Lebih baik kamu belajar dan ikut lomba fisika cepat” bantah sang Ayah

Joko pun semakin sedih. Bagaimana tidak ibu dan bapaknya tidak mendukungnya dalam passionnya yaitu pinball. Ia pun menangis dengan tersedu-sedu. Orangtuanya pun tak tega melihat anaknya menangis. Tapi kemauan sang bapak dan ibu tidak bisa dihindari.
Keesokan harinya ia pun pergi ke sekolah dengan perasaan kecewa. Deni pun melihat bahwa sahabatnya Joko sedang kecewa. Deni pun tak tega melihatnya dan berkata kepada Joko.

“ hai Joko. Kamu kenapa?” tanya Deni.
“ iya hal buruk terjadi.” Jawab Joko.
“ memangnya apa?”  Tanya Deni
“ orangtuaku melarang aku bermain Pinball.” Jawab Joko
“ Joko, Joko aku kan sudah memperingati kamu untuk tidak bermain tapi kamu malah membantahnya.” Jawab Deni
“ kamu hanya bisa ngomong doang. Cari solusi lah.” Jawab Joko
“ sebenarnya aku punya cerita sama seperti kamu. Dulu aku ingin ikut perlombaan melukis tapi orangtuaku melarang. Aku merasa itu adalah passion ku jadi aku berusaha mati-matian untuk ikut sampai hati otangtuaku luruh akan hal itu.” Jawab Deni
“ Akhirnya kamu bagaimana” jawab Joko
“ ya akhirnya aku bisa ikut dan jadi juara 3.” Jawab Deni
“ jadi aku harus berusaha mati-matian.” Jawab Joko
“ ya betul sekali” jawab Deni.
“ hah bel sudah berbunyi ayo kita masuk” sahut Joko

Joko pun sadar bahwa ia harus berusaha. Ia pun mendaftarkan diri ke perlombaan tersebut. Ia pun terus membujuk orangtuanya untuk membolehkan Joko ke perlombaan tersebut. Akhirnya orangtuanya pun setuju. Asal ada satu syarat yaitu harus jadi juara dan membanggakan nama orangtua serta nama ia sendiri.

Setelah satu minggu kemudian, Joko pun ikut perlombaan tersebut . Joko pun melihat ada beberapa pemain Pinball profesional. Dan master Pinball Indonesia pun datang ke perlombaan tersebut. Joko pun senang melihat ada berbagai macam pemain profesional disana. Setelah beberapa jam kemudian para kontestan pun datang ke masing-masing komputer. Orangtuanya pun merasa deg-degan melihat anaknya bermain. Setelah beberapa saat kemudian nama Joko pun dipanggil dan masuk ke semifinal.

Orangtuanya pun senang melihat anaknya masuk semifinal. Disana ia melihat ada berbagai macam pemain profesional disana. Ia pun terus berusaha untuk melawan sang pemain profesional dan terus berusaha sampai akhirnya ia masuk ke final. Orangtuanya pun semakin senang melihat anaknya juara.

Setelah beberapa saat kemudian, Joko pun berhasil mengalahkan para kontestan dan ia masuk grand final. Dengan persaingan ketat ia terus berusaha melawan sang master. Ia terus teringat akan perkataan orangtuanya untuk terus menjadi juara. Ia pun bersemangat untuk bermain sampai ia berhasil meraih skor 10.735.356 dan sang master 10.735.355. Memang sangat tipis hasilnya tapi Joko tetap menjadi juara.

Orangtuanya pun senang dan bangga melihat anaknya menjadi juara. Ia pun berhasil mewujudkan cita-cita orangtuanya dan bersyukur kepada Tuhan atas kemenangannya. Setelah peristiwa itu orangtuanya tidak pernah melarang ia untuk bermain pinball dan terus mendukungnya.



Wednesday, June 1, 2016

Cerpen: Anak yang angkuh

Anak yang Angkuh

Ada seorang anak. Dia bernama Jack. Dia itu sombong sekali. Mentang-mentang dia mempunyai banyak penggemar di social medianya. Anak itu merasa dirinya tak perlu dikritik karena dia merasa dirinya paling sempurna. Banyak orang mengkritiknya karena gaya angkuhnya. Tapi tidak sedikit juga orang membela dia dari sang pengriktitik. Bahkan, ada orang yang akan mengancam jika Jack dihina.

Suatu hari Jack ingin membuat video di salah satu social media bernama Youtube dan ia bercita-cita ingin menjadi orang terkenal di Youtube. Ketika ia ingin membuat video di Youtube, teman-temannya datang. Yang satu bernama John dan yang satunya lagi bernama Caleb. Mereka membuat video di Youtube tanpa persiapan apapun. John khawatir apakah karyanya akan dilihat atau tidak. Kemudian ia berkata kepada Jack.

"Jack, kita kan tidak ada persiapan apa pun. yakin tidak karya kita terkenal?" tanya John
" Pastilah. Dengar ya gua tuh orang terkenal pasti orang lihat karya gua" jawab Jack dengan angkuh.
"tapi kan"
" sudah tak ada tapi-tapian mending kalian pulang" 

Akhirnya John dan Caleb pun pulang. Mereka khawatir apakah karyanya akan dihina atau dilecehkan. Keesokan harinya Jack melihat ada orang yang mengkritik video yang dibuatnya. Jack pun marah dan membalaskan dendamnya melalui fans. Ia berkata kepada fansnya bahwa orang ini harus dihina seperti dirinya.

Kemudian saat Jack berkata seperti itu tiba-tiba sang pengkritiknya mengundang Jack untuk bicara secara langsung dengan dia tanpa membawa fansnya. Jack pun lebih marah lagi karena perkataan sang pengkritik. Ia pun langsung memanggil aparat ke rumah sang pengkritik dan menangkapnya atas tuduhan pelecehan nama baik.

Kabar ini tersiar sampai ke seluruh social media. Dan respon yang diberikan ada, yang baik ada yang buruk. Yang satu berkata bahwa Dia pantas mendapat hukuman tersebut. Yang satunya lagi berkata ia tidak berhak mendapat hukuman karena ia hanya mengkritik. Karena wacana tersebut, terjadilah cyber war. diantara kubu pembela Jack dan pengkritik Jack.

Jack pun senang melihat hal tersebut. Sampai suatu hari, fansnya Jack memberitahukan bahwa, para pengkritik ingin datang ke rumah dia. Dengan rasa angkuhnya ia memberikan alamat rumahnya dan menyuruh pengkritik datang. setelah beberapa hari kemudian para pengkritik datang ke rumahnya. Tapi, mereka langsung pergi karena melihat ada aparat di rumahnya.

Kemudian salah seorang pengkritik bertanya mengapa ada aparat dirumahnya. Dan ternyata, bapaknya Jack adalah sang polisi. yang menyuruh untuk menangkap salah seorang pengkritik atas tuduhan pelecehan nama baik. Para pengkritik pun lansung marah dan meminta Jack untuk melepaskan temannya.

Jack tidak mendengar perkataan mereka. Ia pun terus membuat video karena ia tahu bahwa fansnya lebih berharga dibanding ocehan sang pengkritik. Ia pun terus berbuat video. Sampai, pada suatu saat ia melihat ada sebuah komentar yang berisi makian dari fansnya yang menyuruh ia untuk berhenti membuat video. Ia tidak takut ,ia langsung menyuruh bapaknya untuk melacak keberadaan yang memaki orang tersebut.

Dan sang pemaki sudah ditemukan dan berhasil ditangkap. Setelah peristiwa tersebut Jack pun memiliki para haters atau orang yang membenci dia. Banyak para haters yang bilang, "hei kamu tuh belum dewasa belajar duluh deh baru buat youtube", "hei sampah kamu tidak usah ada di youtube pergi sana", "kecil-kecil bikin youtube, saya waktu kecil main gundu" dan lain sebagainya.

Jack pun marah ia langsung meminta bapaknya untuk mencari para haters. Bapaknya pun kewalahan karena haters dia sangat banyak. Akhirnya ia memutuskan untuk berhenti membuat video dan belajar. Saat ia belajar, ia memikirkan karir youtubenya, videonya, dan para fansnya. Ia pun kecewa mengapa orang yang begitu menyukainya kini membencinya. bahkan fans fanatiknya pun menjadi hatersnya dia.

Jack pun menyesal dan mengambil jaln pintas yaitu bunuh diri ia merasa bahwa hidupnya sudah tidak berguna dan sudah kehilangan arah. Ia pun memutuskan untuk mengambil obat racun tikus dan meminumnya. Ketika itu ayahnya tak sengaja membuka pintu kamar Jack dan melihat mulutnya Jack penuh busa. Seluruh keluarga panik dan menyuruh ibunya untuk menelpon ambulan.

Jack pun dibawa ke rumah sakit dan dimasukkan ke dalam ICU. Ayahnya pun berdoa agar anaknya selamat dan tidak terjadi apa-apa. Setelah beberapa saat kemudian dokter pun berkata bahwa Jack berhasil diselamatkan. Ketika Jack dalam keadaan koma, Jack bermimpi.

"Jack, Jack" kata suara misterius.
" siapa itu" Jack menjawab.
" kau tak perlu mengetahui aku. Sekarang kau harus melihat tentang dirimu" Suara misterius itu menjawab.
"Memangnya aku seperti apa?" Jack bertanya.
" inilah dirimu di masa lalu ceria dan rendah hati. Dan dirimu sekarang adalah orang yang angkuh dan sombong. Serta dirimu dimasa mendatang ketika kau mati kau tiada dan orang bersorak sorai karena kematianmu" Suara misterius itu menjawab

Ketika Jack melihat itu ia menangis dan merenung ternyata ia telah berbuat kesalahan yang amat keji. Kemudian ia bertanya pada suara misterius itu.

"Terus apa yang harus aku lakukan?" tanya Jack.
"Kau harus memperbaiki pikiranmu, dan memperbanyak kasih, serta rendah hati" jawab suara misterius.

Ia pun tersadar bahwa Ia harus berubah. Ketika ia sadar akan komanya ia memeluk ayahnya dan berjanji untuk belajar dan berbuat sesuatu yang baik dimata orang. Ia pun sadar bahwa yang ia lakukan salah. Dan berjanji untuk merubah kesalahannya dan selalu rendah hati.

Setelah Jack keluar dari rumah sakit ia meminta ayahnya untuk membebaskan orang yang dituduh oleh Jack. Ia pun memaafkan mereka dan meminta kritik untuk karir youtubenya fansnya yang dulu membencinya kini berbalik menyukainya. Dan kini Jack beserta fansnya membuat yayasan amal untuk orang yang membutuhkan dan mempromosikannya lewat Youtube.

Dan Ia sadar bahwa yang harus ia lakukan adalah perbaiki pikiran, perbanyak kasih dan rendah hati dan itu menjadi landasan atas yayasan amalnya dan atas dirinya sendiri. Dulu ia terkenal karena kesombongannya kini ia terkenal karena kebaikan dan kerendahan hatinya untuk melayani sesama. 







Cerpen Kamera dan Tripod


Kamera dan Tripod

Ada seorang fotografer terkenal. Dia memiliki sebuah Kamera dan Tripod yang amat bergengsi dan mahal serta di terbandingi harganya. Kamera dan Tripod ini selalu bersahabat. Dari awal dibeli sampai ketika fotografer sudah terkenal. Mereka selalu bersenda gurau seperti ini contohnya.

"kamera, kamu tahu tidak bedanya jeruk dan gorila?" tanya Tripod
"nggak tahu tuh emangnya apa?" jawab Kamera"
"kalau jeruk kaya vitamin C kalau Gorila kaya kamu" jawab Tripod
"Haahahahaahahahahaha".

Kamera dan Tripod pun tertawa dengan gembira. Memang ituah kelakuan mereka yang suka bercanda dan bergurau. Pada suatu pagi sang kameramen mendapat suatu tlepon dari kliennya karena terburu-buru, hanya Kamera saja ynag dibawa sedangkan Tripod tidak. melihat hal itu,Tripod bersedih dia berpikir hanya Kamera yang disayang sedangkan Tripod tidak disayang oleh tuannya.

Ketika tuannya pulang beserta sang Kamera, Tripod pun langsung memalingkan mukanya kehadapan Kamera dan tuannya. Kamera pun merasa ada hal yang aneh dibalik sana. Bagaimana tidak temannya yang suka menyapanya dengan sapaan yang hangat langsung berubah menjadi dingin. Kamera langsung menghampiri Tripod. Tetapi, Tripod langsung pergi dari hadapannya. Kamera pun heran dan bertanya.

"hi Tripod. Kamu mengapa selalu diam?" tanya si Kamera
"itu bukan urusanmu" ketus dari Tripod
"Loh, kok kamu menjadi dingin sama aku?" tanya Kamera
"pikir saja sendiri" jawab Tripod

Kamera pun heran mengapa Tripod teman baiknya menjadi seperti itu. setelah beberapa hari, kameramen mendapat pesanan berupa tripod yang amat bagus lebih bagus dari sebelumnya. Tripod pun sedih, karena dia berpikir bahwa tuannya akan memasukkan ke gudang. Kamera pun juga ikut sedih karena gudang merupakan tempat dimana barang bekas yang nakal

Ternyata pikirannya benar dia dimasukkan ke gudang dan ia pun merasa sedih berpisah dengan Kamera sahabatnya yang setia. setelah Tripod masuk ke gudang, Tripod berubah 180 derajat dulu yang suka berbuat kebaikan kini menjadi nakal dan menjadi anggota geng The Wreckages. mereka suka berbuat onar di gudang. dan sangat berisik sehingga membuat kameramen susah tidur.

Setelah beberapa lama Kamera pun datang mengunjungi gudang. Dan benar firasat Kamera, Tripod pun menjadi kejam dan sangar sang Kamera pun menghampiri Tripod dan berkata.

"hei Tripod, apa kabar?" tanya Kamera.
" alah lu siapa gua nggak kenal lu" jawab Tripod.
"Tripod, kok kamu berubah?" Tanya Kamera.
"ini bukan urusan lu pergi sana" jawab Tripod.
"iya pergi lu " sahut temannya.

Kamera pun sedih melihat kelakuan Tripod akhirnya dia pergi dan meminta kameramen untuk membawa kembali Tripod sahabatnya. tapi kameramen pun lebih memilih tripod barunya dibanding Tripod. Kamera pun semakin sedih, karena Tripod tidak bisa kembali bersamanya.

Keesokan paginya Tripod menghampiri Kamera. Kamera pun langsung memeluknya dan menangis sekeras-kerasnya di dekapan Tripod. Tripod pun berkata

" Kamera kamu jangan menangis. Ada aku disampingmu" kata Tripod
" bagaimana aku tidak menangis kau yang selalu ada disisiku kini berpisah" jawab Kamera
" sudah tidak ada apa-apa. Walau raga kita terpisah namun hati selalu satu" jawab Tripod
" Tripod aku ingin selalu ada disisimu" jawab Kamera
" jikalau kau mau merasakan adanya aku kau tinggal kirim surat saja" jawab Tripod
"baiklah" kata Kamera.

Setelah peristiwa itu Kamera dan Tripod pun selalu berkirim surat dan geng The Wreckages
Selalu menjahili Tripod dengan mengambil surat dari Kamera lalu membacanya. Walau Tripod merasa terganggu. Tripod tidak pernah marah karena dia sadar jikalau temannya membacakan surat dari Kamera ia merasa Kamera semakin dekat dengannya.

Setelah beberapa hari kemudian Kamera pun merasa tubuhnya ini mulai rusak dan harus diganti namun ia menolak untuk diperbaiki karena biaya perbaikannya cukup besar untuk kameramen. Kamera pun mulai merasa lemah dan kabar ini tersiar sampai ke gudang tempat dimana Tripod berada . Teman-teman Tripod langsung mendatangi Kamera .

Seketika itu juga Tripod mulai menahan tangisannya karena ia malu jikalau ia menangis dihadapan temannya. Kamera pun mulai meminta seluruh orang yang menjenguk keluar dan hanya Tripod yang ada disitu. ketika disitulah Tripod mulai menangis.

"Kamera, jangan tinggalkan aku. Aku kesepian tanpamu." kata Tripod sambil menagis.
" kan kau masih ada teman. Yaitu The Wreckages." jawab Kamera.
"tapi tiada lebih indah selain kau Kamera" kata Tripod.
"Aku juga hanya barang biasa dan tidak ada istimewanya" jawab kamera.
" tapi kau penghilang rasa kuatirku. Di saatku kesepian kau ada, di saat ku menangis kau. .ada disaatku tertawa kau ada, dan disaatku mulai hilang kau ada" jawab Tripod.
"tapi disaat kau mulai bahagia dengan temanmu ku tiada. disaat kau mulai hilang arah ku tiada. Bahkan di saat kau di jalan yang salah ku tidak ada kawan." jawab Kamera.
"Benar Kamera. perkataanmu benar" jawab Tripod.
" seharusnya kau sadar Tripod. ku telah salah menilaimu. kukira ketika aku tiada kamu ada rasa rindu. Ternyata tidak sama sekali."
" justru aku lebih salah menilaimu. ku kira kau akan bahagia ketika ku tiada ternyata kau masih bisa sedih kawan." jawab Tripod.
"kenapa kau menilaiku seperti itu?" tanya Kamera.
" karena ketika peristiwa aku lupa dibawa oleh kameramen. aku kira kau merasa bangga tanpa aku." jawab Tripod.
" Tripod Tripod justru aku sedih, tanpamu aku merasa hilang, ketika kamu tiada  aku tidak pernah ada perasaan bangga. sudah dulu kita berbicara besok kita sambung lagi." jawab Kamera
" Janji ya " kata Tripod.
"iya" jawab Kamera.

Keesokan paginya Tripod mendengar kabar bahwa Kamera sudah tiada. Tripod pun menangis dan menghadiri pemakamannya. ya tempat pemakaman benda yaitu sampah. Setelah pemakaman selesai ia melihat ada secarik kertas di lemari kamera. Tripod pun heran akan apa yang dilihatnya. ia pun mengambilnya dan ternyata isinya ialah surat dimana kata-kata terakhir Kamera ditulis. inilah isinya.

"Hi, Tripod sudah lama kita tidak berjumpa semenjak kau tidak ada di rumah aku merasa sedih aku selalu merasa tidak nyaman dengan teman baruku yaitu Tripods. Memang namanya mirip kamu tapi sifatnya sangat berbeda dengan kamu. Ketika aku mendengar kabar kau masuk geng The Wreckages aku takut karena kamu melupakanmu. tapi dugaanu salah karena kau masih ingin selalu dekat padaku dan mengirim surat padaku.

Ketika ajalku sudah dekat kau masih ada di dekapanku dan kau curhat bagaimana kau merasa terbuang dan lain sebagainya. aku merasa bahagia ada di dekatmu. dan aku masih ingat akan leluconmu yang seperti ini. apa bedanya jeruk sama gorila. Kalau jeruk kaya vitamin c kalau gorila kaya kamu. memang terkesan tidak lucu tapi dibenakku ini lucu sekali. inilah surat terakhirku terima kasih sudah menemani hidupku.salam hangat Kamera"

Ketika Tripod membaca itu Tripod menangis ia sadar yang ia lakukan itu salah kepada Kamera ia sadar akan sikap dinginnya dan sikap cueknya terhadap kamera ia memutuskan untuk keluar dari geng dan menemani selalu kamera dimakamnya sampai ia tiada